Produksi Mi 5 Dibatasi Agar Populer, Xiaomi?

Foto: The VergeFoto: The Verge

Jakarta - Meski Mi 5 telah resmi dijual, banyak konsumen yang kesulitan menerima ponsel ini. Tersebar rumor Xiaomi sengaja membatasi produksi Mi 5 semoga membuatnya makin populer.

Ponsel Mi 5 diluncurkan pada ajang Mobile World Congress pada simpulan Februari 2016. Pada bulan Maret, Xiaomi mulai memasarkan ponsel ini di pasar China.

Namun hingga sekarang banyak yang telah melaksanakan pemesanan belum juga menerima ponsel tersebut. Ditengarai stok ponsel tersebut tidak terlalu banyak.

Tak heran kalau kesudahannya muncul dugaan Xiaomi sengaja membatasi produksi ponsel tersebut. Hal tersebut demi membuat penerus Mi 4 itu kian populer di negara asalnya.

Tapi dugaan itu coba dipatahkan oleh analis IHS Technology Kevin Wang. Ia berpendapat Xiaomi tidak sengaja melaksanakan pembatasan produksi. Tapi jumlah produksi tidak mencukupi ajakan yang membeludak.

Kevin juga menyarankan perusahaan besutan Lei Jun itu lebih banyak memproduksi Mi 5 varian hitam ketimbang putih. Hal ini dikarenakan pingiran hitam di sekitar layar begitu terlihat di varian Mi 5 putih sehingga mengurangi kesedapan tampilan ponsel tersebut.

Apa yang disampaikan Kevin senada dengan sejumlah laporan yang beredar di media China. Dilansir dari Gizmochina, Senin (11/4/2016), CEO Xiaomi Lei Jun telah mengupayakan peningkatan ketersediaan MI 5. Foxconn dan Inventec mulai menerapkan sistem lembur pemanis demi meningkatkan kapasitas produksi Mi 5.

Diperkirakan butuh waktu seminggu untuk melihat peningkatan hasil produksi. Alhasil April ini semua pemesan diperlukan sudah menerima ponsel impiannya itu.

Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel