Sengitnya Perang Ponsel China

Foto: XiaomiFoto: Xiaomi

Jakarta - Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, pasar ponsel di China tentunya sangat menarik bagi banyak pabrikan, baik lokal maupun internasional.

Memuncaki pasar ponsel di Negeri Tirai Bambu tersebut tentu akan menjadi prestasi tersendiri bagi pabrikan ponsel. Mungkin itu yang dilakukan Xiaomi dengan mempublikasikan hasil riset yang memperlihatkan kalau mereka memuncaki pasar ponsel itu dengan pangsa pasar sebesar 26%.

Adalah CEO Xiaomi Lei Jun yang mempublikasikan hasil riset ini melalui laman situs Weibo. Sementara pada posisi ke-2 ada Honor dengan pangsa pasar sebesar 15,7%, yang kalau digabungkan dengan pangsa pasar induk perusahaannya -- Huawei -- pangsa pasarnya akan melonjak menjadi 23,7%, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena, Selasa (31/5/2016).

LeEco, yang merupakan pemain gres di pasar ponsel ada di posisi 3 dengan raihan sebesar 10,5%. Di bawahnya gres ada Apple dengan 8,2%, dan Meizu dengan 7%. Sementara Samsung harus puas dengan pangsa pasar sebesar 3,2%.

Data ini bertolak belakang dengan laporan Strategy Analytics yang memperlihatkan kalau bersama-sama Huawei jadi pemuncak pasar ponsel di China itu dengan pangsa pasar sebesar 15,8%, dan jumlah pengapalan sebanyak 16,6 juta.

Xiaomi hanya ada di posisi ke-3 dengan pengapalan sebanyak 12,8 juta unit dan pangsa pasar sebesar 12,2%. Pada posisi ke-2 ada Oppo (12,6%), serta Vivo (11,9%) dan Apple (11%) pada posisi ke-4 dan ke-5.

Rupanya hasil riset yang dipublikasikan oleh Xiaomi itu berdasarkan pada laporan penjualan pada bulan April saja. Sementara riset yang dilakukan oleh Strategy Analytics dilakukan selama Q1 2016, atau tepatnya dari Januari sampai April.

Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel