CEO Xiaomi: Pasar Smartphone akan Berdarah-darah

Foto: Getty ImagesFoto: Getty Images

Jakarta - Setelah mengalami masa keemasan dan menjadi salah satu produsen smartphone terbesar, penjualan Xiaomi menyampaikan tanda-tanda perlambatan. Namun CEO Xiaomi Lei Jun meyakini perusahaannya akan bisa menghadapi segala tantangan.

Berikut petikan wawancara dengan Lei Jun mengenai taktik Xiaomi dan tanggapannya soal kompetisi di industri smartphone yang kian panas, dikutip detikINET dari aneka macam sumber.

Bagaimana taktik Xiaomi?

Ponsel selalu menjadi pasar paling kompetitif secara global. Sukar dipercaya jikalau dikala ini masih ada lusinan perusahaan ponsel di China. Padahal tak banyak yang masih bertahan di aneka macam penggalan dunia. Sekarang yang terjadi yaitu permainan eliminasi dalam dua atau tiga tahun ke depan.

Kami fokus membuat produk cantik dan melipatgandakan market share. Jika kami lebih baik dalam apa yang kami lakukan, saya yakin kami bisa meningkatkan pangsa pasar. Jadi, semakin kompetitif malah makin cantik buatku alasannya yaitu kami punya keuntungan first mover dan skala. Kompetisi mungkin akan terlalu berdarah bagi yang lain, terlalu pahit. Bagiku, malah lebih baik jikalau makin berdarah darah.

Dalam hal inovasi, meski sukar melaksanakan inovasi yang besar, ada banyak hal dalam user experience yang membuat kami berpikir lebih keras dan membuat terobosan. Di masa lalu, Anda membuat ponsel dan berharap menjual banyak. Sekarang, Anda harus mendesain ponsel berbeda untuk kelompok yang berbeda dalam skenario berbeda juga. Sebab, sukar berinovasi besar yang menyasar semua user.

Apa tantangan terbesar Xiaomi?

Kami harus mengelola tingginya impian untuk Xiaomi, secara eksternal atau internal. Kami pernah tumbuh berkali lipat dalam setahun, namun ekonomi global sedang kacau. Semua orang jadi berkata jikalau kami tak tumbuh cukup cepat. Itu absurd. Ingat, kami yaitu startup yang gres berusia 5 tahun.

Lima tahun lalu, kami mulai dari nol. Sekarang semua orang menantang Xiaomi. Kami bisa dengan mudah kalah. Kaprikornus apa yang kami ingin capai yaitu jadi pemain yang lebih berpengaruh di industri smartphone, bukan yang lebih besar.

Kami harus mengendalikan ekspektasi dan mengikuti langkah kami sendiri. Intinya yaitu menjaga dasarnya, yaitu user experience dan inovasi produk. Bagaimana kami bisa membuat produk yang membuat orang terkesan?

Kompetitor kami bertambah kuat. Dulu tak ada yang menganggap kami serius. Kemudian tiba tiba kami berada di atas dan semua orang menyerang kami. Dalam setahun kebelakang, kami memang cukup tertekan dalam hal kompetisi dan public relation.

Ada yang menilai Xiaomi sangat terinspirasi Apple?

Aku memang menghormati Steve Jobs atas apa yang sudah beliau capai. Namun Xiaomi itu yaitu perusahaan yang berbeda dari Apple.

Kami sangat terbuka dan kami menekankan pentingnya terlibat dengan user kami, dengan Mi fans, menanggapi feedback mereka dan menyelenggarakan pesta dengan mereka. Kami punya keyakinan untuk membawa inovasi ke setiap orang, itulah mengapa kami sangat memperhatikan harga produk kami.

Kami juga perusahaan China yang sangat berbeda. Kami memastikan setiap produk Xiaomi tinggi kualitasnya. Aku yakin Xiaomi akan mengubah persepsi produk China sehingga tidak lagi dianggap murahan dan jiplakan.


Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel