Mau Seperti Apa Ponsel Android Nokia?

Foto: Getty ImagesFoto: Getty Images

Jakarta - Nokia mau kembali ke dunia ponsel dan dipastikan memakai Android. Kira-kira akan menyerupai apa ya handset besutan Nokia nanti? Tentu banyak yang penasaran, utamanya para fans Nokia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nokia melisensi pembuatan dan distribusi handsetnya pada perusahaan gres berjulukan HMD Global Oy bekerja sama dengan FIH Mobile Limited, anak perusahaan Foxconn. Belum terang kapan handset Nokia perdana mereka muncul, kemungkinan tahun depan.

Harapan tinggi pun dibebankan untuk Nokia. "Secara tradisional, Nokia ialah salah satu inovator terbesar di industri mobile. Sebelum kejayaan Apple dan Samsung, ada Nokia yang tangguh dan unik," tulis Anna Scantlin, kolumnis teknologi di PhoneDog.

"Cara terbaik mendeskripsikan Nokia untuk mereka yang tak ingat adalah, perusahaan ini layaknya Apple di zaman dahulu. Akhirnya, Nokia disalip Apple dan Android yang mengubah cara orang menggunakan handset. Nokia gagal mengikuti keadaan dalam perubahan cepat itu sehingga jadi tidak relevan," papar Anna.

Maka kini, Nokia dinilai tidak lagi mampu mengandalkan nama besar semata. Era kejayaan mereka telah cukup lama berlalu. Dan tak bijak kalau Nokia pribadi membuat handset high end, mungkin permulaannya mereka harus menyasar kelas menengah ke bawah terlebih dulu.

"Smartphone solid untuk kelas mid to high mungkin tak akan menyamai Galaxy S7 atau iPhone 7, namun akan menandingi nama menyerupai HTC dan Xiaomi. Merek Nokia masih berpengaruh di negara berkembang dan mungkin mereka berpotensi masuk sepuluh besar produsen ponsel tahun depan," saran Ewan Spence dari Forbes.

Keunggulan Nokia di zaman dahulu mungkin juga mampu dimunculkan kembali. Itu mampu menjadi senjata Nokia biar bersaing di tengah begitu banyak vendor ponsel yang sekarang membanjiri pasar.

"Kekuatan Nokia ialah nostalgia, dikala ponselnya mampu lama hidup dalam sekali isi ulang, dikala game terbaik di dunia ialah Snake dan ketangguhan bodinya. Itulah jenis ponsel yang perlu dibawa kembali oleh Nokia ke pasar," tutur Ewan.

"Lupakan iPhone atau Galaxy, tim yang gres ini mampu saja membangkitkan kembali handset semacam Nokia 3310. Ponsel ini dulu terjual lebih dari 126 juta jadi terang ada permintaan. Sebuah handset yang kecil, konstruksi tangguh, yang menjalankan Android, mampu menjadi handset tipikal Nokia yang diharapkan pasar," pungkasnya.


Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel