Dituding Penjualannya Anjlok, Xiaomi Angkat Bicara

Foto: detikINET/afrFoto: detikINET/afr

Jakarta - Performa Xiaomi belakangan jadi sorotan sebab pangsa pasar mereka menurun, terutama di China. Xiaomi pun angkat bicara mengenai laporan penjualan mereka yang dikatakan memburuk tersebut.

Seperti diberitakan, agen riset IDC menyatakan kalau pengapalan smartphone Xiaomi di kuartal II 2016 menurun sekitar 40% di pasar China, dibandingkan tahun lalu. Namun menurut Xiaomi, laporan itu tidak sepenuhnya akurat.

"Biro riset itu punya metode kalkulasi yang berbeda-beda, mereka menggunakan pendekatan yang berbeda-beda juga," sebut Hugo Barra, Vice President of International Xiaomi yang dikutip detikINET dari Bloomberg.

"Satu pola dari perspektif kami ialah bahwa angka pengapalan kami untuk bulan Juni saja, kami mampu mengapalkan sedikit kurang dari 7 juta unit perangkat," tambah dia.

Barra juga mengklaim kalau seruan untuk handset Xiaomi ketika ini ialah yang paling tinggi angkanya dibandingkan sebelumnya. Namun ia mengakui pertumbuhan Xiaomi mungkin memang flat.

Hal tersebut menurutnya bukan sebab Xiaomi sudah tidak laku. Akan tetapi lebih terkait dengan dilema di rantai suplai sehingga Barra menjanjikan distribusi handset di masa depan akan lebih efektif untuk memenuhi tingginya permintaan.

"Kami melihat di China seruan untuk perangkat flagship kami tidak pernah setinggi sekarang. Contohnya Mi 5, ada 16 juta pesanan di hari pertama. Tantangannya untuk kami ialah untuk memastikan rantai suplai mampu memenuhi seruan itu dari awal," tambah Barra.


Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel