Apple Makin Kepepet di China

Foto: Justin Sullivan/Getty ImagesFoto: Justin Sullivan/Getty Images

Jakarta - CEO Apple Tim Cook boleh saja menganggap China sebagai pasar terbesar mereka, namun nyatanya penjualan iPhone di Negeri Tirai Bambu kian terpuruk.

Menurut data dari Kantar Wordpanel ComTech, market share iPhone menurun 4,4% menjadi 14,3% pada Q2 2016 yang berakhir Juli lalu. Angka ini kontras dengan peningkatan pangsa pasar sebesar 5,6% untuk perangkat Android.

Sistem operasi robot hijau itu pada kuartal yang sama menguasai market share dengan angka sebesar 85%, yang mencatatkan rekor tertinggi bagi OS buatan Google itu di China, demikian dikutip detikINET dari Cult of Mac, Rabu (7/9/2016).

Secara brand, Apple berada di posisi ke-3 dalam hal penjualan perangkat di China, berada di belakang Huawei dan Xiaomi. Namun uniknya, Kantar tak menyertakan Samsung, raksasa asal Korea Selatan dalam daftar ini.

Di luar China, Q2 2016 mampu dibilang menjadi kuartal yang cantik bagi Apple. Perusahaan asal Cupertino itu mengalami kenaikan market share di beberapa negara ibarat Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa ibarat Inggris, Jerman, Prancis, Italia dan Spanyol.

Di AS misalnya, pangsa pasar Apple meningkat menjadi 31,3% sementara di lima negara Eropa tersebut pangsa pasar Apple meningkat menjadi 18,4%. Secara garis besar, iPhone 6S menjadi iPhone paling laris di AS, dengan pangsa pasar sebesar 11%.

Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel