Xiaomi tanpa Hugo Barra, Apa Jadinya?

Hugo Barra (Foto: Muhammad Alif Goenawan)Hugo Barra (Foto: Muhammad Alif Goenawan)

Jakarta - Xiaomi tak akan lagi sama selepas hengkangnya Hugo Barra. Perusahaan asal China ini tentunya akan terus melanjutkan perjuangannya dan mencatatkan rekor baru. Hanya saja, tanpa Barra masa depan itu akan menjadi berbeda.

Tak banyak administrator teknologi di dunia memiliki apa yang dipunyai Hugo Barra: karismatik dengan gayanya sendiri yang terlihat geek, cara 'berjualan' yang menarik, anutan tajam penuh dengan inspirasi keren, dan semua hal yang membuat seorang Barra menjadi istimewa.

Setidaknya hal ini disampaikan sejumlah pengamat dan penulis teknologi senior dari banyak sekali media yang pernah bersentuhan dengannya. Hengkangnya Barra ternyata tak hanya kehilangan besar bagi Xiaomi, tapi mungkin bagi semua orang yang mengenalnya lekat menjadi 'wajah' yang mewakili Xiaomi.

Salah satunya ialah kesan yang dituliskan Javed Anwer dari India Today in Tech. Pertama kali bertemu Hugo pada 2014, Anwer eksklusif menilai Barra bukanlah seseorang yang terlihat berusaha keras 'berjualan' Xiaomi dan berharap jurnalis menulisnya.

Xiaomi tanpa Hugo Barra, Apa Jadinya?Foto: Facebook/Hugo Barra


"Sebaliknya, saya melihat seorang administrator industri yang sangat kasar mengenai smartphone sama ibarat saya. Dia sangat paham teknologi, namun di dikala yang sama, teknologi baginya tak hanya ponsel atau bagian-bagiannya, melainkan membuat perbedaan pada hidup orang banyak," pujinya ibarat dikuti dari India Today in Tech, Senin (23/1/2017).

Menurutnya, mungkin ini alasan mengapa Barra sangat yakin bahwa sebagai Vice President Global Operation Xiaomi, beliau memahami pasar di mana beliau bekerja. Ada satu peristiwa yang sangat diingat Anwer ketika bertemu Barra.

"Selama 5 menit pertama, Barra dengan sungguh-sungguh mengajari saya bagaimana melafalkan 'Xiaomi' dengan benar. Dia sendiri mengaku menghabiskan berhari-hari untuk mampu mengucapkan Xiaomi dengan sempurna," tuturnya.

Wajar saja, bagi lidahnya yang bule dan bagi sebagian besar orang, merek China sulit dilafalkan. Sebagai orang terdepan di Xiaomi, beliau pun harus memastikan bahwa pengucapan merek tersebut benar.

"Dia bilang 'Bukan 'Zaomi' atau 'Shiami'. Seperti mengucap 'show me'. Saya tidak eksklusif mampu mengucap dengan benar waktu itu. Tapi perlahan saya mampu mengucapkannya dengan benar, dan menemukan bahwa betapa telatennya Barra," ujarnya.

Hal-hal semacam ini, menurutnya membuat percakapan dengan Barra terasa personal. Barra tidak pernah membeda-bedakan bagaimana beliau bicara dengan siapa. Dengan jurnalis atau ribuan fans Xiaomi, Barra memperlihatkan kesan yang sama.

Itu sebabnya Barra sangat populer dan dicintai. Dia terlihat lebih lekat dengan Xiaomi. Bahkan sebagian orang menilai, Barra lebih populer ketimbang CEO-nya sendiri, Lei Jun. Wajar kalau banyak yang bertanya-tanya, Xiaomi tanpa Hugo Barra apa jadinya?

"Dia kembali ke Silicon Valley, Xiaomi akan merindukan, dan saya rasa jurnalis di India pun demikian. Kami akan merindukan pesona yang dibawanya ke sebuah brand," tutupnya.

Simak video 20detik di bawah ini:


Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel