Ponsel Xiaomi Mau Made in Indonesia?

Foto: XiaomiFoto: Xiaomi

Jakarta - Xiaomi tengah berupaya memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Langkah yang ditempuh kemungkinan besar dengan membuat ponselnya di Indonesia.

Informasi ini diketahui dari usul temu media yang dikirimkan Xiaomi ke detikINET. Tertulis di adegan atas usul 'Kami Buatan Indonesia'.

detikINET coba menghubungi perwakilan Xiaomi di Indonesia untuk menanyakan lebih detail soal program tersebut. Sayangnya sampai info ini diturunkan, belum ada respon dari mereka.

Kemungkinan di program tersebut ,Xiaomi akan membeberkan opsi apa yang diambil untuk memenuhi TKDN yang ditetapkan pemerintah. Selain itu mereka akan merilis ponsel gres yang telah dibuat di Tanah Air. Menurut rumor, ponsel tersebut yaitu Xiaomi Redmi 3S.

Foto: detikINET/Adi Fida Rahman


Sebelumnya bos Erajaya telah memastikan bahwa Xiaomi akan memenuhi TKDN 4G. Adapun opsi yang diambil berbeda dengan Apple.

"Bila Apple memilih berinvestasi di software. Xiaomi lebih memiliki ke hardware," ujar Hasan Aula, CEO Erajaya Group ketika dihubungi detikINET beberapa waktu lalu.

Sayannya, Hasan tidak mengungkap lebih detail soal TKDN Xiaomi. Ia menyerahkan semuanya pada vendor yang dikomandoi Lei Jun itu.

"Nanti pasti Xiaomi akan mengumumkannya secara langsung," pungkas Hasan.

Xiaomi memang sempat meledak di pasar Indonesia dengan deretan ponsel yang dirilis. Namun, seiring berjalannya waktu penjualan ponsel Xiaomi mulai mengendur.

Semua berawal dari kebijakan TKDN sebesar 20% di tahun 2016 dan 30% di tahun 2017 untuk ponsel 4G.

Namun beberapa bulan lalu, Vice President Xiaomi Hugo Barra dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya tidak gentar dengan TKDN. Namun, ia belum mampu memastikan kapan Xiaomi akan kembali beraksi di Indonesia.

"Indonesia merupakan salah satu pasar terpenting di dunia. Kami tentu akan patuh terhadap semua regulasi yang ada di Indonesia, termasuk TKDN ini. Tapi untuk ketika ini, kami belum mampu menjelaskan lebih detail. Tunggu kejutan dari kami," ujar Barra kala itu.

Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel