Nasib Smartphone Besutan Bapak Android Makin Malang

Foto: Dok. EssentialFoto: Dok. Essential

Jakarta - Essential, perusahaan bikinan Bapak Android Andy Rubin, usianya belum lama. Namun sudah ada beberapa hal yang bikin orang bertanya-tanya soal kelangsungan hidupnya.

Yang pertama ialah Essential Phone yang hingga kini tak juga muncul di pasaran, alias sudah telat dua ahad dari kesepakatan awal Essential. Ponsel yang diluncurkan pada 30 Mei itu dijanjikan akan mulai dikapalkan sebulan setelahnya, alias selesai Juni lalu, menyerupai dilansir Business Insider, Senin (17/7/2017).

Pihak Essential pun tak mengeluarkan pernyataan terkait penundaan ini. Hal ini tentu tak rupawan untuk sebuah perusahaan ponsel anyar, meski sesungguhnya banyak perusahaan ponsel lain yang juga pernah melaksanakan hal serupa.

Lalu muncul kabar kalau VP Marketing Essential Brian Wallace tak lagi bekerja di perusahaan tersebut. Wallace bukan orang pertama yang meninggalkan Essential, sebelumnya ada Andy Fouche, Head of Coomunications yang juga mengundurkan diri dari perusahaan asal Amerika Serikat.

Memang, karyawan yang mengundurkan diri dari sebuah perusahaan ialah hal biasa, dan mungkin memang hal itu kebetulan terjadi di Essential. Terlebih lagi, keuangan sepertinya bukan problem bagi mereka, alasannya ialah tercatat mereka punya modal sekira USD 300 juta yang harusnya sudah lebih dari cukup.

Essential menerapkan layar edge-to-edge menyerupai yang digunakan oleh Samsung, Xiaomi dan LG pada Galaxy S8, Mi Mix dan G6, meski pada bab bawahnya masih ada bezel yang cukup tebal. Uniknya, layar Essential dibuat mengelilingi kamera depan yang terletak pada bab tengah atas.

Soal spek, layaknya sebuah ponsel flagship Essential dilengkapi dengan Snapdragon 835, RAM 4 GB dan storage 128 GB. Dengan spesifikasi menyerupai itu, maka terbilang wajar kalau harga ponsel ini cukup tinggi, yaitu USD 699.

Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel