Pasar Indonesia Jadi Anak Emas Xiaomi

Xiaomi Mi 6. Foto: detikINET - Anggoro Suryo JatiXiaomi Mi 6. Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

Jakarta - Indonesia makin memiliki tugas penting bagi Xiaomi. Pasalnya negara ini punya potensi yang besar setelah India.

"Indonesia mampu menjadi pasar yang sangat besar. Karena itu kami menawarkan perhatian lebih," kata Steven Shi, Head of Xiaomi South Pacific Region ketika berbincang dengan detikINET usai pembukaan Authorized Mi Store di Serpong.

Perhatian yang diberikan meliputi pemenuhan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah Indonesia. Mereka membuka pabrik perakitan ponselnya di Batam, Kepulauan Riau.

Saat ini kapasitas produksi pabrik tersebut mencapai 300 ribu unit per bulannya. Namun Xiaomi berusaha untuk meningkatkan kapasitasnya seiring meningkatnya seruan masyarakat.

"Inginnya mampu tembus satu juta unit. Tapi kami berusaha meningkatkan kapasitas menjadi dua kali lipat dari sekarang," ujar pria berkacamata itu.

Xiaomi pun mulai menggiatkan pasar offline-nya dengan membuka Authorized Mi Store denga menggandeng Erajaya Group. Tahun ini rencananya mereka akan membuka sampai 15 toko.

Wujud perhatian lainnya dengan membawa lebih banyak perangkat ke Indonesia. Sebab selama ini Xiaomi seringnya merilis ponsel kelas menangah.

"Kami akan bawa lebih banyak produk ke sini, termasuk ponsel flagship. Tunggu saja," kesepakatan Steve.

Sumber detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel